Located in Agam regency, Puncak Lawang is often used as
place to hold an international paragliding championship sports.
According to fans of paragliding, Puncak Lawang is the location
Southeast Asia’s best for these sports.

On top of that berketinggian ± 1210 m above sea level, we
can enjoy the beauty of the area of Lake Maninjau and the Indonesian Ocean.
Even as his admiration, the first President Sukarno was also
been made a poem about the beauty of the panorama of Lake Maninjau it.

Puncak Lawang To reach the area, we will pass travel

with 44 turns. That’s why this route is called serpentine Ampek Puluah
Ampek, who turns 44 in Indonesian language.

————————————————PUNCAK LAWANG

Terletak di Kabupaten Agam, Puncak Lawang sering digunakan sebagai
tempat diselenggarakannya kejuaraan olahraga paralayang internasional.
Menurut para penggemar paralayang, Puncak Lawang merupakan lokasi
terbaik di Asia Tenggara untuk olah raga tersebut.

Di atas puncak yang berketinggian ± 1.210 m di atas permukaan laut, kita
dapat menikmati keindahan kawasan Danau Maninjau dan Samudra Indonesia.
Bahkan karena kekagumannya, Presiden RI pertama Soekarno pun juga
pernah membuat puisi mengenai keindahan panorama Danau Maninjau itu.

Untuk mencapai kawasan Puncak Lawang, kita akan melewati perjalanan
dengan 44 belokan. Itu sebabnya rute ini dinamakan Kelok Ampek Puluah
Ampek, yang dalam bahasa Indonesianya tikungan 44.

Advertisements